Thursday, May 17, 2012

Lebih Ikhlas Orang Gila


Tehknik ikhlas lebih sering diperaktekkan sama orang gila...

Saya dulu sering bingung, kok orang gila bisa lebih baik kualitas fisiknya dibandingkan saya yg jelas saya lebih bergizi dalam soal makanan dan lebih bersih dalam soal kehidupan...

Itu ada Orang gila yang sering nongkrong di dekat pasar, dekil, makan jarang, tetapi sepertinya lebih baik dari saya. Wah, saya bingung sebenarnya siapa yang gila, kita yang hidupnya lebih baik, senyum saja kadang tak mampu. hehehe kan lucu :)

Ternyata jawabannya cuma satu "Ikhlas"... hehehe

Friday, May 4, 2012

Pertikaian orang gila

Tidak ada satu orang gilapun yang tidak dapat membuat atura, semua orang gila punya aturan tersendiri untuk menentukan standart mereka. Tetapi sayang, orang gila yang lain datang untuk melanggar aturan orang gila yang lain. Lalu terjadilah keributan antara orang gila yang satu dengan yang lainnya.

Dan tiba-tiba ada orang gila bersertifikat cerdas yang datang, mereka mengabarkan bahwa mereka bisa membantu para orang gila berdemai. Dan oranggila yang lain dipungut bayaranuntuk orang gila bersertifikat ini. Ternyata orang gila jenis ini benar-benar mampu mendamaikan mereka dengan aturan gila baru yang berlawanan dengan keduanya.

Dan kemudian aturan gila baru lainnyapun muncul, dan terjadi lagi pertikaian antara orang gila. Terus dan terus hingga akhirnya dunia dipenuhi oleh kelompok orang-orang gila jenis baru yang siap bertempur demi aturan gila mereka sendiri.....
 Dan itulah dunia kita sekarang, dunia kita dipenuhi orang-orang gila yang selalu merasa dirinya benar, dan saya harap salah satu dari mereka bukanlah anda.
Orang gila ada kebanyakan karena diperbodoh oleh setan
Saya tidak tahu pasti siapa yang benar-benar gila tetapi saya tahu siapa yang membuat kegilaan semakin meraja rela didunia ini. saya turut prihatin akan semua yang telah terjadi. Kegilaan yang terjadi biasanya disebabkan adanya gangguan dari setan berupa nafsu yang tidak terkendali. Dan celakalah mereka yang mengikuti nafsudidalam diri mereka. Karena saya dapatpastikan mereka akan kehilangan akal sehat mereka.
Perdebatan antara setan dan malaikat
 Setiap kehidupan memiliki 2 sisi, yang satu adalah sisi baik yang saya sebut malaikat dan yang satunya lagi adalah sisi yang buruk, yang saya sebut dengan setan.
Seperti sudahsaya jelaskan sebelumnya bahwa kegilaan berasal dari nafsu, begitu juga dengan kewarasan. Perbedaannya adalah disini. Jika anda memilih nafsu yang baik maka akal pikiran anda akan tetap terjaga, dan jika anda memilih nafsu yang buruk , maka saya dapat pastikan anda akan kehilangan kesadaran anda dan masuk dalam kondisi dimana anda hidup dialam bawah sadar nafsu anda.
Apapun yang anda pilih, anda dapat menjadi orang yang hebat dan orang yang gagal. Tetapi masalahnya, bukanlah orang yang sama. Perbedaannya terletak pada kualitas kebahagiaannya. 
Pada dasarnya semua orang itu sama, mempunya kedua sisi yang berbeda ini. Tetapi perbedaannya adalah cara mereka mengendalikannya. Kuncinya adalah bagaimana anda dapat tetap tenang dan tetap berpikir dalam suatu kejadian. 
Saya tidak menyarankan orang untuk berubah secara derastis dan sebenar-benarnya perubahan. Kecuali mereka benar-benar dan sungguh-sungguh ingin merubah tingkat kebahagian menjadi lebih bahagia.
Kita tidak akan dapat berubah jika kita tidak tahu apa yang harus kita rubah. Dan yang harus kita rubah bukanlah tujuan atau impian besar kita mengenai rencana-rencana besar dalam hidup kita.
Tetapi masalahnya, tidak semua cara itu dapat menimbulkan efek kebahagiaan yang nyata. Dan jika anda adalah orang yang waras, saya tahu pasti anda akan mengambil sisi yang lebih baik dalam hidup untuk tetap terus berbahagia dalam hidup anda.

Wednesday, April 25, 2012

Cinta merupakan tempat persinggahan yang menjadi ajang perlombaan di antara orang-orang yang suka berlomba, menjadisasaran orang-orangyang beramal dan menjadi curahan orang-orang yang mencintai. 
Dengan sepoi anginnya, orang-orang yang beribadah merasakan ketenangan. 
Cinta merupakan santapan hati, makanan ruh dan kesenangannya. 
Cinta merupakan kehidupan, sehingga orang yang tidak memilikinya seperti orang mati. 
Cinta adalah cahaya, siapa yang tidak memilikinya seperti berada di tengah lautan yang gelap gulita. 
Cinta adalah obat penyembuh, siapa yang tidak memilikinya maka hatinya diendapi berbagai macam penyakit. 
Cinta adalah kelezatan, siapa yang tidak memilikinya maka seluruh hidupnya diwarnai kegelisahan dan
penderitaan. 
Cinta adalah ruh iman dan amal, kedudukan dan keadaan, yang jika cinta ini tidak ada di sana, maka tak ubahnya jasad yang tidak memiliki ruh. 
Cinta membawakan beban orang-orang yang mengadakan perjalanan saat menuju ke suatu negeri, yang tentu saja mereka akan keberatan jika beban itu dibawa sendiri. 
Cinta menghantarkan mereka ke tempat persinggahan yang selainnya tak bisa menghantarkan mereka ke
tujuan. 
Cinta adalah kendaraan yang membawa mereka kepada sang kekasih. 
Cinta adalah jalan mereka yang lurus, yang menghantarkan mereka ke tempat persinggahan pertama yang terdekat.

Ibnul Qayyim

Cinta, dan itulah cinta. Semua dari yang tercipta di dunia ini memiliki sesuatu yang disebut cinta, tidak ada yang salah dengan hal itu. Hal ini adalah hal yang manusiawi, tetapi sayangnya banyak diantara kita yang salah menyinggahkan cinta kita ketempat yang tepat. Hingga pada akhirnya kita menemukan banyak masalah yang terus menjadi teman kita melewati hari kita. Dan celakanya, ketika kita salah menempatkannya, maka kita sudah salamanya terjebak dalam penghianatan.

Dan, masalah selanjutnya adalah bukan hanya terletak pada tempat persinggahannya, tetapi juga pada jumlah empat yang kita singgahkan, semakin banyak tempat yang dapat cinta kita singgahi maka semakin banyak cinta yang menyinggahi kita dan ini terbukti.

Diluar sana kita menemukan banyak orang yang menderita karena salahnya meletakkan cinta dan sedikitnya cinnta yang dia letakkan. Kecenderungan ini semakin kian menjadi tradisi yang semakin berkembang, dan sekarang kita bisa melihat, semakin sedikitnya senyuman yang kita dapatkan waktu demi waktu.

Cinta adalah toak ukur dari amal yang kita berikan kepada orang banyak, sesuatu yang kita lakukan sebenarnya selalu bersumber dari sesuatu yang disebut cinta. 

Sebagai contoh, mungkin banyak orang di luar sana yang berkerja tanpa cinta karena gaji yang rendah atau apalah alasannya, mungkin dari sisi yang biasa orang lihat dia pergi ke tempat dimana dia berkerja dengan perasaan tanpa sedikitpun cinta kepada pekerjaannya, tetapi mengapa dia tetap mempertahankannya...? Jelas, jawabnya adalah karena cinta yang dimilikinya kepada dirinya sendiri.

Dia takut bahwa dirinya akan menjadi sulit dan dia takut dirinya menderita. Dan tanpa sengaja dia telah menjerumuskannya kedalam cinta yang salah, dia mencintai dirinya dengan cara yang salah, sehingga ia melakukan hal yang tidak seharusnya dia lakukan.

Semua dari kita menyadari, dengan cinta yang kita miliki kita merasa tenang dan merasa bahagia, tetapi ketika perasaan-perasaan negatif rasanya jauh lebih besar dari pada perasaan cintanya, maka dapat di pastikan kebahagiaan itu akan kalah oleh perasaan negatif yang jumlahnya jauh lebih besar, perasaan seperti marah, benci, iri syirik dan lain-lain adalah perasaan negatif yang saya maksud.

Jika kita mengacu pada kehidupan yang sesungguhnya dimana definisi hidup adalah bermanfaat atau bermakna bagi diri sendiri atau orang lain .maka kita simpulkan penilaian tersebut adalah mengenai seberapa banyak orang yang mencintai anda, karena itu adalah standart penilaian umum yang harus terpenuhi. 

Ibarat cinta dan benci adalah cahaya dan kegelapan, Albert Einstein menjelaskan bahwa kegelapan itu adalah ketiadaannya cahaya, dengan kata lain benci adalah imbas dari ketiadaannya cinta atau cahaya. Lebih penting lagi, kita harus menyadari bahwa ketiadaanya cahaya adalah pembawa awal kita kepada kematian. Jadi dengan kata lain, orang yang tidak memiliki cahaya atau cinta andalah orang yang mati, dan orang yang salah menempatkan cahaya adalah orang yang menyerupai orang yang hampir mati.

Orang yang salah menempatkan cinta itu sama saja seperti orang yang meletakkan lampu mobilnya dikendaraan yang tidak ia kendarai dan dia mengendarai mobilnya sendiri tanpa lampu di engah gelapnya malam. Dan apa yang terjadi, saya tidak tahu pastinya, tetapi saya tahu dia harus berhati-hati untuk mengendarainya ika dia tidak ingin celaka.


Dan jika cinta adalah cahaya dan kegelapan itu benci, seperti halnya kebahagiaan dan rasa sakit, maka sesungguhnya orang yang sedang dalam perasaan-perasaan buruk sedang merasakan sakit yang nyata. Saya tidak tau berapa banyak orang yang hari ini berada dalam perasaan sakit hanya karena berada dalam posisi dimana mereka tidak menempatkan cinta di dalam hidupnya sendiri.

Rasa sakit adalah sesuatu yang paling ditakuti di dunia ini, semua tindakan yang kita lakukan di dalam ini adalah cenderung untuk menghindarkan kita dari rasa sakit, entah itu secara fisik maupun mental. Kita mungkin tidak menyadarinya sepenuhnya. tetapi saya tau, kita sepenuhnya tahu dan kita sepenuhnya mengerti bahwa hal itu memang benar-benar terjadi.

Sebagai contoh, kita banyak menemui orang didunia ini yang tidak mau mengeluarkan uangnya untuk beberapa hal, kenapa..? Apakah karena mereka pelit..? Apakah karena mereka mereka membutuhkannya...? Semua jawaban itu mungkin, tetapi itu tidak pasti. Saya tahu jawaban pasti dari permasalahn ini, mereka takut merasakan sakitnya kehilangan uang.

Rasa sakitlah yang memicu sebagian orang untuk menghindari sesuatu yang di anggap sebagai sumber rasa sakit yang diterimanya. Kita bisa lihat diluar sana, atau mungkin bahkan diri kita sendiri, banyal orang rela mengeluarkan uang untuk menolong anaknya yang sedang sakit, tetapi tidak untuk tetangganya yang sedang sakit. Semua itu hanya sekedar rasa sakit yang di timbulkannya. Kenapa, karena perasaan cintalah yang memicu semuanya ini terjadi.

Selain daripada itu, pada dasarnya cinta adalah kendaraan yang kita kendalikan yang membawa kita kepada tempat tujuan tertentu didalam hidup kita, entah itu baik  ataupun buruk. Yang menjadi tolah ukurnya adalah sejauh mana pengetahuan anda tentang ilmu mengendarai perasaan yang sangat dahsyat ini. Dan jika kita lihat didalam tulisan sebelumnya, ketika kita meletakkanya ketempat yang salah maka terjadilah kekacauan, dan terjadilah banyak malapetaka yang salah. Kita bisa lihat disini, banyak pasangan yang sebenarnya saling mencintai, tetapiharus berakhir bukan karena mereka kehilangan rasa tetapi karena mereka kehilangan kontrol terhadap perasaan mereka.

Dan lebih jauh lagi kita dapat melihat kehidupan bermasyarakat kita yang rusak, bukan karena kurangnya rasa kasih sayang di antara masyarakat kita tetapi karena sulitnya kendaraan ini dikendalikan. Kita dapat lihat diluar sana, yang rasa persahabatnnya begitu kuat, atau mungkin kitapun memiliki perasaan itu, tetapi terkadang kita gagal untuk mengendalikannya sehingga kita tidak dapat menghasilkan hal positive yang harusnya dapat kita ciptakan. Sebagai contoh, kita terkadang sangat mempunyai perasaan sayang terhadap tetangga, guru-guru kita, atau siapa saja. Akan tetapi ketika dia dalam masalah kita cenderung untuk menjauhinya padahal sesungguhnya kita sangat mampu dan sangat ingin untuk membantunya. Ini semua dikarenakan sebuah masalah yang ibarat sebuah baru dapat mengganggu jalannya kendaraan cinta ini. Dan celakanya, semakin besar batunya, semakin sulit kita mengendalikannya, bahkan mungkin jika terlalu besar dan tabrakan maka kendaraan ini akan hancur dan musnalah sudah.

Dengan demikian, kita dapat memetik sedikit pelajaran mengenai cinta ini, dan saya harap meskipun tidak banyak, saya harap tulisan ini dapat menambah wawasan kita semua untuk lebih menghargai dan mengenal cinta lebih jau.

Tuesday, April 24, 2012

Berpikir dan menjadi kaya :)

Sebuah buku klasik yang sangat menginspirasi, Berpikir dan menjadi kaya itulah judulnya.

Tetapi kenapa harus berpikir ya..? Kenapa tidak berkerja keras dan menjadi kaya, atau pergi kesekolah dan menjadi kaya, atau berkerja dan menjadi kaya, atau mungkin yang lebih ekstrim lagi kenapa tidak korupsi dan menjadi kaya..?

Saya tidak tau jawaban pastinya, tetapi saya telah membaca banyak buku yang sangat-sangat menginspirasi saya, dan sangat berpengaruh pada hidup saya. Ya banyak dan tentu saja dengan tema yang berbeda. Dan saya menemukan banyak kata-kata yang sebetulnya memiliki satu kata inti yang sama, yaitu sama-sama menenkan tentang pentingnya berpikir.

Berpikir adalah sesuatu yang sulit bagi sebagian orang, tetapi saya yakin itu adalah hal yang sangat sederhana dan sederhana..? Kenapa..? Karena berpikir itu geratis, ya itu jawaban saya. Ya dibandingkan mengeluarkan uang untuk membayar pajak, saya lebih suka berpikir untuk membayar pajak. Mengertikan maksud saya..?

Kita banyak menemui orang-orang di dalam hidup kita, mungkin satu, mungkin dua, atau mungkin dua puluh orang yang merugi banyak hanya karena tidak mau berpikir atau berpikir salah. Sering kali orang yang tidak atau salah berpikir membayar lebih besar dan mendapatkan lebih sedikit hanya karena masalahyang sama yang tertera di kalimat satu tadi, masalah apa..? Tentu masalah pikir memikir.

Berpikir Itu Sulit...?

Jika anda berkata berpikir itu sulit, anda bennar karena tidak semua orang itu mampu berpikir besar. Berpikir sebenarnya adalah hal yang umum, karena setiap saat dalam hidup kita kita lalui dengan berpikir. Tetapi yang menjadi masalahnya, tidak setiap saat dalam hidup kita dilalui dengan berpikir besar.

Pada kenyataannya hanya orang besarlah yang berpikiran besar. Kenapa..? Karena tidak semua orang dilatih, atau berlatih untuk berpikir besar.

Takut Untuk Berpikir Besar

Hal umum yang sering kita temui adalah banyak orang tidak mau berpikir besar, saya tidak tau berapa prosentasenya, yang jelas saya rasa di dunia ini tidak sampai 20 % penduduknya tidak dapat berpikir besar.

Sebagian dari kita mungkin sering mendengar kata "Ah, itu tidak basuk akal" atau "Ah, itu tidak mungkin" dan kata-kata sejenisnya yang membuat kita tidak mau berpikir besar. Dan sebetulnya itu telah menjadi kata yang mujarab untuk mengecilkan kita seperti mantra yang di katakan oleh tukang sihir untuk mengubah pangeran menjadi kodok yang kecil.

Seberapa Besarkah...?

Jika saya memberikan pertanyaan kepada anda, berapakah angka dari aset anda yang mungkin akan anda pilih karena kelogisannya dalam 10 tahun kedepan..?

Aset 100 juta...?
Aset 1 M
Aset 2 M
Atau Aset 1 T

Jika anda Menjawab Aset senilai 1 T Saya ucapkan selamat, anda telah lulus dalam berpikir besar.

Berpikir bukan masalah CARA tetapi KENAPA

Banyak orang didunia ini yang mengetahui cara untuk memanage perusahaan, tetapi tidak semuanya jadi manager, banyak orang yang sangat ahli di bidang disain tetapi tidak menjadi  disainer, dan banyak orang yang pandai bermain bola tetapi tidak menjadi pemain bola.

Apakah alasannya...?

Karena mereka hanya mengetahui caranya, tanpa mengetahui alasannya mengapa mereka harus melakukannya.

Banyak orang di dunia ini yang berhasil membesarkan orang lain di sekitarnya tetapi gagal untuk membesarkan dirinya sendiri. Seperti seorang direktur yang bergaji tinggi yang berhasil memimpin perusahaannya menjadi sangat-sangat besar, dan menciptakan kekayaannya untuk pemilik usahanya namun dia masih saja hidup dalam kemiskinan. Kenapa..? Karena dia belum menjadi orang besar. Kenapa..? Karena dia gagal untuk berpikir besar, Dan kenapa dia gagal berpikir besar..? Karena dia belum menemukan ilham untuk berpikir besar.


Terkadang kita tidak melakukan sesuatu jika kita tidak tau kenapa kita harus melakukannya :)

Salam hangat dan selamat membaca kembali :)

Saturday, April 21, 2012

Bermain Catur



Bertamu ke rumah seorang sahabat, dan setelah lama berbincang kami sedikit mengisi kekosongan dengan bermain catur sejenak. Saya bukanlah orang yang pandai bermain catur, ya saya bukanlah orang yang pandai bermain catur.

Saya sering memberikan memberikan nasehat kepada teman-teman saya, meskipun nasehat saya bodoh, sering kali teman-teman saya dapat memetik pelajaran dari nasehat saya itu. Atau kadang ada yang terpaku mendengar "kata-kata" bodoh saya. hehehe

Permainan catur pun dimulai, dan tanpa terasa kami sudah memasuki fase makan memakan. Saya sedang terhimpit, dan waktu itu yang saya punyai hanyalah nasehat saya.

Ketika pion dan benteng saya terancam, saya mengeluarkan sedikit nasehat saya kepadanya sambil melirik ke arah pion "Sesuatu yang besar dimulai dari yang kecil.". Dan entah kenapa dia malah memakan pion saya bukan benteng saya, ini konyol. Dan saya bertanya kepadanya, kenapa kamu tidak memakan benteng saya...? Lalu dia menjawab, saya lupa. Saya terdiam dan tersenyum, permainan kembali berjalan seperti normal kembali.

Dan tanpa sadarpun pion sayapun melesat dan mengancam sang rajanya dengan terselubung, akan tetapi ratu sayapun terancam. Tetapi meskipun begitu jika pion saya tidak ditangulangi maka saya yang akan menang.

Saya melihat dia berpikir dengan sangat seriusnya, lalu saya memecahkan ke seriusannya dengan berkata "Jika kita bisa mendapatkan yang lebih besar, kenapa pilih yang kecil..?". Dan lagi-lagi, dia tanpa sadar telah melakukan kesalahan besar dengan bersikap agresive memakan ratu bukan melindungi raja. Saya menghela sedikit nafas, dan berkata skak mat..!!

Lalu saya kembali menasehatinya, terkadang perkataan baik yang kamu ketahui atau yang kamu dengat bukanlah kata yang tepat untuk masalah yang sedang kau hadapi. Jadi, pakailah benda (otak) ini untuk menganalisanya lagi...

Apa yang anda pelajari...?

Friday, April 20, 2012

Rahasia dibalik Uang

Hampir semua orang yang saya temui di dunia ini mengalami rasa takut kehilangan uang, entah itu kaya ataupun miskin.

Saya tidak tau kenapa mereka bisa segitu takutnya, tetapi seperti yang dikatakan oleh para ahli, bahwa semakin besar tekanan dari rasa takut itu maka semakin besar energi yang dikeluarkan untuk menghilangkan rasa takut tersebut.

Tetapi masalahnya adalah, penyalah gunaan dari besarnya rasa takut itu sangat sering terjadi. Semua orang tahu bahwa disekitar kita tersedia banyak cara untuk mengatasi rasa takut kehilangan uang seperti menabung di bank, menyimpan dibawah kasur mungkin, ataupun banyak lagi. Tetap masalahnya adalah tidak banyak dari pilihan-pilihan tersebut yang tepat.

Kenapa...?

Karena pada faktanya semua hal itu tidak memberikan kita keamanan yang benar-benar aman.

Kenapa...?

Karena kalau mau boleh dibilang, tidak satu tempatpun di dunia ini yang memberikan keamanan terhadap uang anda. Karena tanpa dicuripun uang andapun bisa hilang, seperti misalnya besok anda jalan-jalan lalu ketabrak mobil, apa gak hilang duit anda buat berobat. Hehehehe

Rasa takut itu wajar, dan rasa takut itu real, dan akibat dari rasa takut itupun juga sangat real. Apa biasanya akibat dari rasa takut tersebut...?

Ya, bisa streess, bisa gila, bisa juga atau miring. SGM dong...? hehehe

Setiap Orang Berbeda

Salah satu karunia Tuhan yang terbesar adalah penciptaan beberapa kelompok sifat manusia yang berbeda, yaitu kelompok positif, dan kelompok negatif.

Apa yang membedakan kedua kelompok ini?

Secara umum tidak ada yang membedakan kedua kelompok ini kecuali sifat yang tergambarnya di namanya. Betul...?

Apa persamaan dari kedua kelompok ini?

Ya, sama-sama ingin hal positif. Karena menurut sepengetahuan saya, tidak ada satu orangpun didunia ini yang Ingin hal buruk menimpanya Termasuk uang mereka.

Uang itu tidak real

Saya mengetahui, bahwa hampir setiap orang di dunia ini berkerja untuk uang, tetapi masalahnya, tidak semua orang berkerja untuk uang yang real. Kita bisa melihat, bahwa tidak banyak uanga yang bisa di belanjakan, dan hampir semua uang berkurang nilainya setiap tahun, kenapa? Karena hampir semua uang itu tidak real. Uang - uang yang sekarang anda pegang di saku anda contohnya, uang yang kita kenal tersebut bukanlah uang yang real, uang itu hanyalah simbol dari uang real yang tidak akan pernah dapat terdefinisikan secara konsisten.

Jika benar uang itu adalah alat tukar (Ilmu Ekonomi), kenapa semua yang ada di bumi ini tidak bisa disebut dengan uang?

Jawab | Karena prilaku manusia yang aneh-aneh.... hehehe

Terus apa dong yang real...?

Yang real adalah adalah barang biasanya selalu dapat ditukar oleh uang, seperti makanan, minuman, rumah, besi, tanah, dan masih banyak lagi.

Uang adalah sebuah ide, dan ide mengenai uang adalah ide yang paling menyesatkan

Menurut Robert Kiyosaki, uang itu adalah sebua ide, dan ide itu berasal dari dua benda diantara kedua telinga anda. Itulah otak anda. Jika kita cermati kata-kata itu setidaknya menggambarkan sedikit gambaran mengenai uang yang sebenarnya.

Ya, saya setuju bahwa uang adalah sebuah ide, tetapi saya yakin ide tentang uang adalah ide yang sangat buruk. Dari masa kemasa manusia terus berkembang dan berubah secaya pemikiran dan kepercayaan. Pada zaman dulu, manusia mengenal proses jual beli melalu cara barter, dan seiring perkembangan zaman manusia menetapkan sebuah simbol dari alat tukar mereka dengan loga, seperti perek, almunium, besi dan lain-lain. zaman semakin berubah, dan begitu juga alat tukar mereka. Sekarang kita hidup di zaman yang menetapkan alat tukar atau alat transaksi jual beli kita dengan simbol uang, ya uang.

Uang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia pada umumnya di zaman sekarang. Bahkan terkadang, kita sangat membutuhkan uang untuk membuang air secara layak. hehehe

Tidak semua ide bernilai seperti uang. Berapakah harga yang harus anda keluarkan untuk mendapatkan sebuah sepeda? Saya tidak tau berapa harganya, tetapi saya tau dibutuhkan usaha dan uang untuk mendapatkannya, dan saya tahu bahwa sepeda itu hanya akan anda dapatkan jika nilai dari apa yang usahakan itu sama dengan ide dari sepeda itu. Dan hal itu hanyalah sebuah kesepakatan.

Tidak Sama Nilainya

Setiap uang adalah berharga, tetapi setiap uang tidaklah berharga tetap, dan celakanya, harga uang tidak pernah bergerak keatas, melain kebawah. Apakah artinya? Artinya adalah nilai dari sebuah selalu berkurang mesipun uangnya tidak berkurang.

Bersambung...

Rahasia dibalik Multi Level Marketing Palsu

Pemasaran berjenjang (bahasa Inggris: multi level marketing) adalah sistem penjualan yang memanfaatkan konsumen sebagai tenaga penyalur secara langsung. Harga barang yang ditawarkan di tingkat konsumen adalah harga produksi ditambah komisi yang menjadi hak konsumen karena secara tidak langsung telah membantu kelancaran distribusi.

Dengan kata lain, fokus utama sistem ini adalah penjualan produk secara langsung bukan perekrutan. Dang pengambilan keuntungannya tentu saja melalui penjualan produk bukan perekrutan.

Belakangan ini saya menemukan banyak sekali organisasi yang mengatakan dirinya bergerak dibidang MLM, tetapi hanya sedikit dari mereka yang menjalankan bisnisnya dengan cara yang seharusnya menunjukkan ciri khusus dari MLM. Saya tidak tau berapa banyak perusahaan yang bergerak dengan gerakan kacau seperti ini, tetapi saya sangat tahubahwa jumlahnya bukanlah jumlah yang sangat sedikit.

Sulitnya mencari penghasilan dan lemahnya pemikiran mengenai sebuah sistem membuat banyak orang dengan sistem ini. Apalagi dengan iming-iming keuntungan yang sangat besar, banyak orang masuk kedalam jaringan penipuan yang berkedok sebagai MLM dan akhirnya rusak secara mental bahkan fisik.

Apa yang biasanya di tawarkan MLM berbasir perekrutan, dan pembodohan...?

  1. .Keuntungan besar dalam waktu singkat
  2. .Keuntungan besar dalam waktu singkat
  3. .Keuntungan besar dalam waktu singkat
  4. .Keuntungan besar dalam waktu singkat
  5. .Keuntungan besar dalam waktu singkat




Kok isinya sama semua...?
Saya juga heran, kok isinya bisa sama semua....?

Kita kadang sering lupa, bahwa didunia ini pada hakekatnya tidak ada sesuatupun yang terbentuk secara instan, bahkan mie instanpun pada hakekatnya tidak instan. Saya ingin bertanya kepada masing-masing dari pembaca. Mungkin ini disadari oleh banyak orang, tetapi tidak disadari oleh mereka-mereka yang berpikiran rendah.

Penyebab utama orang terjebak dalam MLM Palsu

Penyebab utama terjerumusnya orang kedalam MLM palsu ini adalah adanya orang yang menciptakan MLM palsu ini. Saya tidak bohong loh :)

Tetapi ada permasalahan inti yang menjadi penyebab suksesnya penipuan berbasis MLM palsu ini. Yaitu penyalah gunaan ilmu yang berakibat pada kerugian orang banyak.

Ilmu apakah yang disalah gunakan tersebut, tentu saja ilmu yang kita maksud disini adalah ilmu pemasaran.

Ada dua hal yang menggerakkkan pasar, yaitu emosi takut dan serakah, ketika emosi ini sudah masuk kedalam diri kita maka kita sudah resmi masuk menjadi anggota budak dari emosi kita sendiri. Kita harusnya menguasai emosi kita, bukan kita kita yang dikuasai olehnya. Bodoh jika berpikir sebaliknya.

Saya tidak tau penyebab pastinya. Tetapi menurut pengamatan yang saya lakukan. Saya selalu dapat menemukan sesuatu yang serupa dalam hidup saya berkaitan dengan penipuan berkedok MLM. Yaitu mereka sama-sama lebih menargetkan orang-orang miskin, baik secara mental dan secara finansial. Kenapa? Karena mereka sadar, bahwa emosi serakahlah yang paling dominan dalam kehidupan ini.

So, masih mau ikutan...?

Thursday, April 19, 2012

Realistis VS Tidak Realistis Hanya Persoalan Konteks

Perlu digaris bawahi, bahwa apa yang terjadi di dalam hidup kita ini adalah real, atau dalam bahasa umumnya adalah benar-benar terjadi. Tetapi jika kita menengok lima puluh atau mungkin seratus, atau mungkin seribu tahun kebelakang, banyak hal yang tadinya dianggap tidak rea menjadi sangat-sangat real dimasa sekarang.

Jadi, pikiran mana yang akan membuat hidup kita lebih maju? Pikiran yang realistis, atau pikiran yang tidak realistis...?

Pertanyaan itu sering kali terbesit di dalam pikiran kita, atau mungkin hanya saya yang merasakannya. Di dalam hidup ini saya sering melihat orang yang berpikir secara tidak realisti hancur dalam hidupnya, tetapi saya juga menemukan banyak orang yang pikirannya tidak realistis namun berhasil dalam hidupnya.

Kebanyakan pemikir yang tidak realistis  yang menemukan kegagalan terjadi menemui kegagalan dalam hidupnya karena ketidak realistisannya bukan hanya dimiliki oleh fakta didalam pikiran orang lain tetapi juga dimiliki oleh fakta didalam pikiran dan tindakan-tindakan yang dia lakukan juga sangat tidak realistis sehingga semua hasilnya adalah tidak-tidak realistis.

Sedangkan dilain pihak, pihak pemikir yang tidak realistis namun menemui kesuksesan, adalah mereka yang punya cara-cara realistis yang dapat mengubah pikiran-pikiran atai ide-ide mereka yang tidak realistis, menjadi sangat real dan nyata.

Dan apakah pembeda besar antara kedua pola mereka?

Perbedaan terbesar diantara kedua jenis manusia ini adalah terletak pada konteksnya, pikiran mereka sama (tidak realistis) tetapi konteksnya sangat-sangat jauh berbeda.

Saya menemukan banyak perbedaan antara orang-orang yang sangat berhasil di dalam hidup mereka, mereka mampu membangun kekuatan finansialnya dimulai dari titik nol bahkan minus. Dan pada awalnya merekapun hanya menjadikan pikiran mereka untuk sukses hanya sebagai sesuatu hal yang sangat tidak realistis. Namun semuanya, kini menjadi sangat real dan sangat nyata, dan lagi-lagi konteks yang ada dibalik semua ini.


Pengetian Konteks

Didalam ilmu umum kita dapat mengartikan konteks sebagai suatu keadaan dimana sesuatu itu dapat benar-benar real terjadi. Dangan kata lain, ini adalah suatu fase dimana ide atau pikiran kita mendapat dukungan dari alam (konteks) sekitar kita. Dan ketika itu bertemu maka akan menciptakan suatu realita baru yang benar-benar real.

Dengan kata lain, konteks adalah sebuah wadah untuk kita mengeluarkan dunia real yang ada di dalam otak kita menuju dunia real yang dapat dinikmati semua orang.

Konteks adalah wadah bukan isi

Ibarat segelas air, konteks adalah wadah yang menaungi isi dari gelas tersebut. Dan seperti yang kita tau, air (isi) dari konteks kita tidak tidak pernah lebih banyak dari batas maximal wadahnya (konteks). Dan itu berarti, sangat-sangat mustahil jika kita memperbanyak isinya tanpa memperluas wadahnya.




Tuesday, April 17, 2012

3 peninggalan terburuk sekolah

Meskipun saya menyatakan bahwa saya sangat tidak menyukai sekolah tetapi puji syukur bahwa saya sempat  merasakan kehidupan sekolah. Dan atas pengalaman saya tersebut, saya menemukan beberapa sabotase pikiran yang terjadi secara berulang-ulang, sehingga membuat masa depan anak-anak ataumungkin kita mengalami beberapa problem yang cukup sulit untuk diperbaiki kembali.

Yang pertama adalah, ketakutan untuk berbuat salah. Apakah anda menyadari, bahwa sistem sekolah kita mendidik kita untuk tidak salah. Ya, sekolah kita melakukan hal itu hampir di setiap kesempatan yang kita miliki dengannya. Dan saya rasa tidak ada masalah dengan hal itu. 

Namun problemnya adalah, terletak dari cara mereka memperlakukan seorang murid ketika melakukan kesalahan. Mereka menanamkan bahwa melakukan kesalahan adalah hal yang buruk, memalukan, dan sangat mengecewakan, dan tanpa disadari ini membentuk prilaku yang pengecut pada sebagian besar orang hingga masa tuanya, baik mereka yang tergolong cerdas maupun bodoh.

Yang kedua adalah, sistem sekolah kita tidak mengajarkan kita untuk mencari jalan keluar sendiri, mereka hanya memberikan opsi kita tentang bagaimana cara menyelesaikan masalah. Saya menemukannya sejak saya SD sampai saya lulus Sekolah Menengah Atas, saya tidak tau tentang apa yang di ajarkan di Universitas. 

Nah, ketika kita sekolah, kita sering melihat rumus A dan Rumus B, serta hukum A dan hukum B, dan seterusnya. Kita tidak diberikan pilihan untuk menjawab semua masalah itu dengan cara kita sendiri. Dan itu artinya secara tidak sadar itu telah membuat kita kepada suatu pola pikir yang saya anggap sebagai pola pikir "PENYAKIT KRONIS". Pola itu adalah, MEMBACA > MENGHAFAL > MENJAWAB  dan yang seharusnya adalah PRAKTEK > MENGANALISA> MEMBACA > MENGANALISA.  Dan hal ini berdampak sangat krusial terhadap pola kehidupan mereka. Coba kita lihat disekitar kita, betapa banyak orang yang hidupnya hanya untuk membaca keadaan, lalu dia hafal atau ingat, dan hanya mengoceh tanpa melakukan apapun. Itulah sabotase yang paling terlihat jelas dalam kehidupan kita sehari-hari.

Yang ketiga adalah, kurangnya pendidikan emosional disekolah. Kita semua mengetahui, bahwa hampir sebagian besar keputusan atas tindakan yang kita lakukan adalah hasil dari pilihan yang diberikan emosi kita, bukan logika kita. Tetapi berita baiknya adalah, emosi kita juga sering dapat bersinergi dengan logika. Dan hal ini adalah hal yang sering tidak kita sadari.

Ada beberapa faktor yang membuat emosi kita terpisah dari logika kita. Ya itu ketika kita masuk dalam keadaan emosi-emosi negatif yang secara tidak sadar mauk kedalam pikiran kita. Emosi itu berupa rasa takut, serakah, nafsu, dan banyak lagi.

Dan celakanya, pengendalian atas emosi-esmosi buruk itu tidak di ajarkan disekolah. Dan tahukah anda itu sangat-sangat berpengaruh terhadap banyak kehidupan di dunia ini.

Coba lihat, betapa banyak orang yang hidup sampai sekarang karena logikanya dipatahkan oleh pikiran emosionalnya. Sebagai contoh adalah mereka para pegawai yang sekarang hidup miskin dan penuh penderitaan. Dahulu mereka memilih pekerjaannya bukan atas logikanya tetapi karena emosinya. Mereka takut kehilangan rasa aman, mereka kehilangan orangtua yang dulu pernah mengasuh mereka, dan mereka mencoba menggantika posisi orangtuanya dengan pekerjaannya. 

Sunday, March 25, 2012

Ada yang baru nih

Saya sudah berharap bahwa pengamatan saya salah, akibat dari krisis ini banyak orang yang mencari peluang baru, dan target mereka yang paling banyak di target adalah bidang makanan jadi, dan sekarang mulai bertumbuhlah dengan sangat cepat para penjual-penjual makanan baru di pinggir jalanan....

Dan ini membuat terjadinya persaingan di Red Ocean dan sedikit yang bermain di Blue Ocean. Memang yang paling tepat dimainkan di Indonesia adalah permainan di daerah Red Ocean, tetapi kita tidak boleh melihat baik buruknya dari jumlah mereka yang sukses, melainkan kita harus tau bagaimana cara mereka bisa sukses.

Kita tidak bisa pungkiri, banyak pemain di Red Ocean yang mendapatkan banyak keuntungan dari Franchise seperti Alfa Mart, Indomart, Sabana, Kebab Turki Papa Rafi, dan lain-lain. Tetapi mereka sudah mengusai 5 P dalam Marketing yang menjadi syarat mutlak untuk memenangkan persaingan di Red Ocean dan tingkat persaingan mereka biasanya di tingkat yang terkontrol. Jadi Perbandingan antara jumlah pesainganya tidak terlalu mengkhawatirkan dalam segi 5 P dalam Marketing. Dan kita juga tidak bisa pungkiri, bahwa berdirinya suatu usaha di Red Ocean pastinya akan mengambil pelanggan dari pesaingnya, dan itu sangat jelas.

Dan ketika perbandingan antara Penjual dan pembeli sudah tak sehat lagi serta kondisi ekonomi akan semakin lemah, yah tinggal tunggu tanggal gulung tikarnya saja. Hehehe

Monday, March 12, 2012

Pilihlah sekarang!!

Hidup adalah sebuah pilihan, berarti kalau tidak memilih tidak hidup dong...?

Mungkin ya, mungkin juga tidak. Tetapi yang jelas, sudah sangat sering kita melihat orang yang dibilang hidup tetapi tidak pernah di akui kehidupannya. Hal ini terjadi karena mereka selalu gagal untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi kehidupan-kehidupan yang baik. Ataupun jika orang seperti ini hidup, ya tidak ada bedanyalah dengan binatang yang tidak berharga yang kematian dan kehidupannyapun tidak diperdulikan oleh siapapun.

Apa yang menyebabkan hal ini terjadi?

Hal ini terjadi hanya karena mereka terlambat atau sama sekali tidak pernah memilih sesuatu yang kita sebut tindakan baik. Karena tanpa memilih kita tidak akan bisa mendapatkannya, atau mungkin jika kita mendapatkan sesuatu kita akan mendapatkan sesuatu yang jelek.

Jika kamu tidak memilih sekarang, kamu akan di sisakan pilihan yang jelek

Saya tidak tau apakah pernyataan saya diatas adalah pernyataan yang benar untuk menggambarkan pilihan jelek yang sudah anda terima sebelumnya, tetapi yang jelas saya sudah menyaksikan banyak sekali orang yang menemui kegagalan dalam hidupnya hanya karena mereka disisakan piliha yang jelek ini. 

Sebagai contoh, ketika dulu sedang boomingnya Warung Telephone, banyak orang yang berlomba-lomba memilih usaha ini sebagai bagian dari pilar-pilar pemasukan yang akhirnya menjadi salah satu pencetak uang yang cukup besar baginya. Tidak ada masalah ketika ini terjadi, tetapi masalahnya adalah banyak orang yang terlambat memilih sehingga pilihan ini sudah kada luarsa atau jelek.. Ya, itu adalah orang-orang yang mendirikan wartel setelah pangsa pasarnya hilang. Akhirnya apa? usahanya mati dan tidak berjalan dengan semestinya. Seandainya mereka memilih pilihan tersebut dengan lebih cepat pasti akhirnya tidak akan seperti ini. Iya kan...?

Pilihan jelek = Pilihan yang lebih baik

 Bukan apa yang terjadi didalam hidup seseorang, tetapi makna dari apa yang terjadilah yang menjadi tolak ukur dari keberhasilan mereka, begitulah kata pepatah. Seseorang tidak akan pernah mengerti mana pilihan yang baik jika dia tidak pernah  memilih sebuah pilihan yang buruk. Bertul kan? 

Sebaik-baiknya pilihan adalah pilihan yang di dalamnya anda dapat menemukan sesuatu kesalahan dan anda dapat menemukan pelajaran darinya.. Yah, tidak perlu banyaklah, sedikit juga boleh, yang penting kita dapat belajar darinya. hehehehe

Pilihan terbaik = Belajar..!!

Banyak orang pikir dirinya telah memilih pilihan yang baik dengan melakukan suatu tindakan yang dia pikir sebuah tindakan yang baik. Padahal dia tidak tau apa yang sesungguhnya atau apa yang masih terselubung didalam tindakan yang ia pilih saat itu. Hal ini biasanya terjadi karena mereka sok tau dan mencoba sesuatu yang benar-benar baru baginya tanpa mempelajari apa yang sesungguhnya ada dibaliknya. Akhirnya apa...? Pilihan yang ia pikir baik tersebut berubah menjadi pilihan yang jelek.

Terus, bagaimana orang lain bisa menjalankan pilihan yang saya pilih itu dengan baik...?

Ehhmmm.. Bagaimana ya..?

Begini loh, semua yang kita lakukan didalam hidup kita adalah sesuatu yang baik, dengan catatan kita tau apa yang kita lakukan. Maksudnya apa..? Maksudnya adalah jika kita memilih sesuatu yang kita pilih, kita tau bagaimana cara memamfaatkannya. Tidak mungkin toh kita memilih untuk pergi ke kantor dengan menaiki mobil BMW super mewah tetapi kita tidak mampu untuk menyetir dengan baik. hehehe, yang ada setelah itu anda bukan pergi ke kantor malah pergi ke rumah sakit lagi..

Nah, dalam setiap kejadian yang sering saya temui dalam kegagalan adalah kebanyakan orang tidak pernah belajar untuk melakukan apa yang akan ia lakukan. Dan akibat dari konsep yang salah tersebut, saya sering kali menemukan rasa sakit dari apa yang harusnya tidak dilakukan.


Tuesday, February 28, 2012

Dengarkan dan rasakanlah ....

Kalau menyangkut soal tragedi baik, mungkin kita akan dapat mencerna apa yang kita dengar secara positive, ini dikarenakan program pikiran kita selalu mencari kenikmatan dan menghindari penderitaan, itu umum. Tetapi, bereaksi negative terhadap sesuatu yang negatif justru membuat anda masuk kedalam suatu masalah yang harusnya tidak anda dapatkan.

Salah satu penyebab terjadinya kesalah pahaman yang paling banyak kita temui adalah terlalu banyak orang yang kurang pandai untuk mendengarkan dan merasakan.

Guru saya mengatakan kepada saya "Banyak orang terlibat dengan banyak masalah hanya karena mereka tidak pernah belajar tentang ilmu hebat ini, ilmu ini adalah ilmu mendengarkan".

Ya, saya percaya dengan perkataan itu. Banyak diantara kitak atau belum bisa menemukan makna dari apa yang terjadi hanya karena mereka tidak mau atau mungkin tidak bisa mendengar. Dan akibat dari kesalahan itu, kita terjatuh kedalam posisi sulit yang tidak kita inginkan.

Tidak bisa mendengar disini bukan berarti dia memiliki telinga yang tuli tetapi lebih dari itu, dia memiliki hati yang tuli. Banyak orang punya telinga yang terbuka tetapi sedikit orang yang memiliki hati yang terbuka. Mereka mendengar tetapi mereka tidak bisa merasakan apa yang dia dengar, sehingga hingga mereka gagal untuk mengambil kebaikan dari segala  hal yang terjadi didalam hidupnya. Dan yang lebih mengejutkan lagi, alih-alih bertindak untuk kebaikan mereka malah bertindak diluar batas sehingga menimbulkan efek negative yang sungguh berlawanan dengan tujuannya yang sesungguhnya.

Ada dua faktor yang mengakibatkan hal ini terjadi, yang pertama adalah faktor kebodohan, dan yang kedua adalah faktor emosi.

Saya tidak akan membahas faktor pertama yaitu faktor kebodohan, karena saya tau anda bukanlah orang yang tidak tau mengenai hal ini. Tetapi faktor emosi juga menentukan anda cerdas atau bodoh. hehehe

Faktor emosi. Sebagian orang bertindak reaktif bukan karena rendahnya pengetahuan atau kecerdasannya, tetapi lebih daripada itu, biasanya orang-orang yang seperti ini adalah tipe orang kalah yang lebih memilih logikanya dibandingkan emosinya. Memang kita tidak pungkiri bahwa emosi-emosi yang timbul dari sesuatu kejadian yang buruk itu sangat berpengaruh

Anda bekerja untuk apa...?

Banyak orang didalam hidup ini bekerja demi secuil makanan. Bagi mereka hidup ini hanya terdiri dari makan dan berkerja. Hal itu justru berbalik dengan yang harusnya dia lakukan. Saya tidak tau apa yang harusnya anda lakukan tetapi saya tau anda harus tetap menuntut ilmu hingga anda masuk kedalam liang kubur. Ya, anda harus tetap menuntut ilmu sampai anda masuk keliang kubur. Karena meskipun anda sudah berada dalam posisi nikmatpun anda diharuskan untuk menuntut ilmu. Tidak ada kata cukup di dunia ini.

Nah, hampir sebagian orang di dunia hari ini selalu memikirkan pekerjaan dan tidak pernah belajar dari apa yang dia kerjakan. Apa buktinya? Banyak diantara kita yang berkerja hingga dia stress dan akhirnya tanpa dia sadari dia telah merusak kehidupannya sendiri. Jika dia berkerja untuk belajar pasti hasilnya tidak akan seperti itu, ia kan?


BERTINDAK, dan BERPIKIRlah!!

Saya sering menemu banyak kejanggalan ketika mendengar teman-teman atau adik-adik saya ingin membuka suatu usaha. Kejanggalan itu adalah mereka pada umumnya terlalu berpikir muluk dan tidak berani take action. Seandainya dia take action dulu baru berpikir, saya yakin hasilnya tidak akan buruk. Dan biasanya juga, hal ini terjadi bukan karena mereka tidak tau apa yang harus dia lakukan, akan tetapi mereka terlalu lama menunggu sehingga pikiran-pikiran negatif mulai bermunculan, dan pada akhirnya apa? Mereka menjadi cenderung takut untuk membuka usaha, karena pada umumnya mereka berusaha mencari-cari dampak buruk dari apa yang mereka akan lakukan. Akhirnya apa? ya mereka takut dan akhirnya berhenti di mimpi bukan dijalan. hehehe

Bagi saya, ini tidaklah benar, jika anda atau mungkin kita berusaha untuk melakukan sesuatu usaha, kita tidak boleh melihat sesuatu dari sisi negatifnya saja, bagi saya itu tidak adil. Dalam setiap tindakan, dalam setiap perencanaan, harusnya kita memperhitungkan setiam kemungkinan yang terjadi, dan itu harus menyangkut dua indikator penentunya, yaitu kalah atau menang.

Jujur, saya tidak menyarankan anda untuk bertindak dulu baru berpikir. Mungkin ketika anda membaca judul artikel itu anda akan berpikiran seperti itu. Hehehee

Yang saya maksudkan disini adalah kita harusnya mendahulukan tindakan kita dalam membuka suatu usaha atau menyatakan apa yang kita pikirkan tentang usaha tersebut secepatnya. Semakin cepat anda bertindak maka semakin cepat anda belajar. hehehehe

Apa yang di ajarkan ayah kaya saya

Bukan hanya Robert Kiyosaki, ternyata sayapun memiliki ayah-ayah kaya yang menasehati saya. Ayah-ayah  kaya saya adalah orang-orang yang sudah menemukan kebahagian dan kecukupan dibidangnya masing-masing. Apa yang mereka ajarkan sangat berarti bagi saya, karena mereka memberikan saya inspirasi dan semangat dalam menjalani hidup lewat kata-kata bijaknya. Ayah kaya saya pernah mengatakan kepada saya untuk saling berbagi kepada sesama. Dan kali ini saya ingin mencoba memenuhi salah satu nasehatnya untuk berbagi kepada anda.

Menunggu adalah tindakan bodoh

Ayah kaya saya mengajarkan bahwa dengan menunggu berarti kita telah membiarkan banyak orang untuk lebih lama lagi berharap akan datang pertolongan dari kita. Baginya, kita adalah orang yang dinantikan dan orang dinantikan tidak pantas untuk menunggu. Karena ketika anda menunggu anda berarti telah membiarkan orang lain untuk lebih lama hidup dalam kesengsaraan. Dan kesengsaraan mereka yang menanti kita adalah kesengsaraan kita juga.

Tantangan adalah kenikmatan hidup

Saya adalah pria miskin yang hidup serba pas-pasan. Hidup saya penuh dengan masalah,teman-teman saya merendahkan saya, sekolah melecehkan saya, dan mereka yang kaya tapi angkuh takut berteman dengan saya. Ya itulah hidup kehidupan masa kecil saya. Anda bisa bayangkan itu..? Sehingga saya pernah di usir dari rumah teman saya beberapa kali karena saya adalah orang yang miskin.

Itulah kehidupan, ya mungkin jika saya hidup di tempat yang berbeda saya tidak akan menemui masalah seperti ini. Atau mungkin jika saya lahir dari keluarga yang lebih kaya saya tidak akan seperti ini.

Hari berlalu dengan penyesalan dan tiba pada suatu  waktu saya tidak sengaja bertemu seorang pengusaha tua dan kamipun berbincang-bincang sejenak. Dalam percakapan ini saya menggambarkan dia sebaai salah satu dari ayah kaya saya, ya meskipun dia bukan ayak kaya saya.

Ayah kaya saya pernah bertanya kepada saya "Apakah kamu pikir jika kamu mendapatkan banyak uang dan mendapati kehidupan yang mewah kamu akan bahagia..?" tanyanya

Lalu saya terdiam dan terpaku menatap matanya, dan untuk beberapa saat kami terdiam.

Lalu ayah kaya saya mulai berkata lagi "Dulu, saya pernah bertemu orang yang sangat kaya sekali, dia mempunyai rumah yang mewah, kapal pesiar, mobil mewah, pokoknya hidupnya sangat-sangat mewag, dan tentu saja dia tidak perlu berkerja keras untuk mendapati apa yang dia inginkan. Pertanyaanya adalah apakah kamu mengira dia bahagia?" Kata ayah kaya saya..

Kembali saya terpanah mendengar kata-katanya. dan pada akhirnya dia mulai bercerita kembali "Sekarang saya ulangi lagi, apakah dia bahagia? hahaha, ternyata dia tidak bahagia, dia berkata kepada saya bahwa hidupnya sangat membosankan, tidak ada tantangan yang bisa dia beli, dan tantangan yang bisa dia beli hanyalah sesuatu yang mengancam nyawanya sendiri. Dan lucunya, dia  sangat menginkan kehidupan sederhana seperti kita-kita ini."


Sejenak merenungi perkataannya, saya menyimpulkan secara pribadi bahwa penyelesaian masalah adalah bagian dari kebahagiaan. Dan masalah hanya dapat kita selesaikan jika kita menemuinya dengan jantan. Maka janganlah sekali-kali kita berasa tidak bahagia ketika kita menghadapi kesulitan. Mungkin itu maksud yang disiratkan TUHAN dalam perbincangan ini tetapi saya idak tau pastinya. hehehe

Berbagilah sebelum kamu menjadi kaya, karena dengan berbagilah kamu akan menjadi kaya

Banyak orang yang menunggu atau mungkin menunda untuk berbagi, padahal berbagi itu adalah sesuatu kegiatan yang mulia. Ayah kaya saya selalu mengatakan kepada saya bahwa apa yang kamu terima hari ini adalah apa yang kamu berikan kemarin. Ya, saya mempercayai kata-kata indah itu.

Di dalam agama saya, di jabarkan secara mendetail tentang apa yang di ajarkan ayah kaya saya ini, dia adalah tipe orang yang religius, jadi sangat mungkin bahwa dia mengetahui tekhnik ini secara utuh melalui pendidikan agamanya. Ya, saya meyakini itu.

Apa yang membuat sebagian orang kaya dan sebagiannya lagi tidak kaya menurut takaran ayak kaya saya adalah bergantung dari seberapa banyak yang mereka bagi. Jika dia sedikit berbagi maka apa yang akan ia dapati juga akan sedikit. Kemurah hatian adalah faktor pending untuk mendongkrak kekayaan seseorang.

Adaya kesalahan yang paling mendasar yang sering dilupakan oleh kebanyakan orang. Kebanyakan orang mengira bahwa apa yang harus mereka bagi adalah sesuatu benda dalam bentuk materi, padahal kenyataannya tidak. Seperti seorang penulis yang menjadi kaya karena ia berbagi ilmunya kepada orang banyak, ataupun seperti seorang mentor yang berbagi banyak motivasi kepada orang banyak. Semakin banyak kita berbagi maka semakin banyak yang kita dapatkan.

Tetapi biasanya, apa yang kita bagi juga menentukan bayaran kita, seperti jika kita berbagi ilmu maka kita akan mendapatkan ilmu yang lebih baik lagi, jika kita berbagi penghasilan maka kita akan mendapatkan penghasilan yang lebih baik lagi, jika kita berbagi kebahagiaan kita akan mendapatkan kebahagiaan yang lebih baik, dan jika kita berbagi darah kita akan mendapatkan darah yang lebih baik, dan begitu pula sebalik dan seterusnya.


Jika anda mengamati tulisan ini, anda pasti akan mengingatnya juga, entah anda sadar atau tidak bahwa berbagi juga ada dalam ilmu bisnis management yang paling sering diajarkan. Salah satunya adalah dalam bagian faktor kali dan nilai tambah. Mungkin anda tidak menyadari bahwa faktor kali dan nilai tambah adalah juga bagian dari apa yang kita kenal sebagai ilmu "BERBAGI". salah satu kunci terpenting yang gagal disadari oleh banyak orang adalah berbagi itu mencakup banyak aspek dalam kehidupan kita. Dan yang paling lucunya lagi apa yang kita bagi tidak akan pernah lepas dari faktor kali dan nilai tambah itu sendiri.

Seperti, jika kita membagi satu orang kita secara tidak sadar mungkin hanya mendapatkan keuntungan senilai dengan prospek satu orang tersebut, dan apa jadinya jika kita memberikan kebaikan kepada seratus kali lipatnya? Wah, gimana ya...?

Dan satu lagi, nilai tambah juga adalah satu faktor penting. Banyak orang bingung, kenapa ketika saya menggunakan jasa atau membeli suatu produk saya biasanya menawar dan habis itu membayar lebih. Sesungguhnya saya tidaklah gila, saya hanya ingin memberikan nilai tambah kepada mereka, supaya mereka dapat berkerja lebih baik lagi, dan selalu mendahulukan saya. Ikata emosi yang diberikan oleh faktor kali dan nilai tambah sangatlah berpengaruh bagi saya. Tidak tau juga ya dengan anda. hehehe

Dan jika anda sadari bahwa para orang-orang terkaya di duniapun pada umumnya adalah orang-orang yang senantia berbagi kepada sesama. Seperti Billl Gates yang menyumbang milyaran dollar untuk lembaga amalnya, ataupun Donald Trump yang yang membagikan uangnya untuk yayasan sosial dan gereja.

Ada satu ungkapan mulia dari salah satu orang terkaya di Dunia, beliau adalah pemilik beberapa perusahaan yang telah mendunia seperti pemilik Bank of America, Coca Cola, IBM, Colgate, Gillette, dan lain-lain. Siapakah dia? Ya, betul, dia adalah Warren Buffet. Warren Buffet pernah mengatakan bahwa "hidup ini baru sangat bermakna kalau kita bisa berbagi sebab berbagi itu mulia". Sebegitu pentingnya berbagi hingga dia menempatkan BERBAGI sebagai makna dari hidupnya.

Untuk saat ini udah dulu ya, tetap semangat and always be possitive ;0


Monday, February 27, 2012

Strategi beriklan untuk para pedagang di pasar tradisional

Dulu, saya sempat bertanya-tanya, jenis promosi apakah yang paling tepat untuk menaikkan angka penjualan di pasar tradisional. Ya, mungkin saya terlihat bercanda, tapi saya serius loh. Saya bertanya pada sesepuh dan mayoritas menjawab dengan "Pasang Spanduk Aja". Ehm, benar dengan mencoba tekhnik sederhana ini saya mendapatkan beberapa pelanggan baru, tetapi gimana ya..? hehehe. Dengan memasang iklan berjenis ini kemungkinan anda akan mendapatkan banyak pelanggan baru, namun dengan tekhnik ini saya dapat meyakinkan anda bahwa para pesaingan anda juga akan menyerbu lapak anda. hehehe Gak percaya, boleh dicoba, monggo... hehehe

Dan, saya juga pernah bertanya kepada salah satu pelatih bisnis terkemuka di Indonesia yang juga telah menulis banyak buku bisnis, namun saya rasa saya tidak akan menyebutkan namanya disini karena tidak etislah kalau saya ngomongin orang lain, apalagi kalau ngomongin jeleknya. hehehehe. Kurang lebih seperti inilah yang dia katakan :

Promo di pasar tradisional yang murah meriah tetapi menghasilkan bisa banyak cara. Yang paling murah, pake selebaran yang ditempel. Seperti beras Rojo Lele di tempat lain Rp 105.000,-/karung di tempat kita hanya Rp 100.000,-/karung misalkan. Tempel di setiap sudut pasar.. pasti orang langsung menyerbu lapak kita.. Tapi nempelnya jangan kebanyakan juga.. kalau tidak para pedagang yang jadi saingan kita yang nyerbu lapak kita.. hehehe

Dilihat secara sepintas ini memang menjanjikan banyak peluang yang menjanjikan untuk menciptakan banyak pelanggan baru bagi usaha anda. Tetapi masalahnya adalah, dikarenakan persaingan di pasar tradisional bersifat langsu (Langsung berhadapan dengan bussiness owner), kita jadi terjebak dalam acara banting-bantingan harga. Dan tentu saja hal ini akan menjadikan terjadinya persaingan tidak sehat di pasar tempat anda bermain.

Lantas, bagaimana cara promosi yang tepat untuk memenangkan pasar tradisional..?

Nah, saya tidak tau ada berapa cara promosi yang cocok untuk diberlakukan di pasar tradisional, tapi saya akan memberikan beberapa cara khusus yang sudah terbukti berhasil menaikkan rating penjualan para pedagang di pasar tradisional...

Pertama, buatlah varian barang dagangan anda seramai mungkin, contohnya seperti jenis barang yang lebih banyak dari yang lain, sedikit lebih terlihat atau menonjol dari yang lain.

Kedua, adalah dengan tekhnik pengikatan hubungan batin antara anda dengan calon pelanggan anda atau para pembeli yang membeli di tempat anda berdagang. Sebagai contoh mungkin anda bisa mengajaknya untuk berbicara tentang masalah-masalah yang emosional seperti keluarga dan lain-lain. Atau mungkin juga menjalin silaturrahmi ke rumah para calon pelanggan anda. Dan ini adalah cara yang sangat efektif untuk menghadirkan para pelanggan anda untuk tetap setia kepada anda. Semoga.. hehehe

Nah yang terakhir, jangan pernah mengeceakan pelanggan anda.. hehehe itu sudah pasti ya...?

Lah, terus apa hubungannya dengan promosinya...?

 Mungkin sekilas anda tidak melihat secara langsung . Tetapi sejarah membuktikan, bahwa kiat-kiat diatas tanpa disadari telah menjadikan promosi murah lagi meriah untuk usaha anda. Karena ketika hubungan emosional sudah terbentuk dengan para pelanggan, para pelanggan cenderung akan mempromosikan usaha anda kepada orang-orang terdekatnya yang membutuhkan produk atau jasa dari usaha anda.

Untuk saat ini, sekian dulu ya, dan terimakasih banyak :)

Cara memilih bidang usaha untuk para pemula

Pemilihan bidang usaha adalah salah satu faktor penting dalam mendirikan suatu usaha. Namun, dalam proses pemilihan bidangnya sering kali kita merasa sulit untuk menentukan pilihan terbaik untuk usaha yang akan kita jalankan. Akhirnya apa...? Kita terjebak dalam situasi yang membimbangkan dan memunculkan pemikiran-pimikiran aneh yang akhirnya menjebak kita dalam situasi yang sulit dan merugikan.

Dan lucunya adalah, tidak sedikit diantara kita mencoba jenis-jenis usaha yang sangat jarang ditemui disekitarnya. Atas dasar nama kreativ mereka mencoba suatu jenis usaha yang belum pernah dilirik oleh pasar. Tetapi ada juga yang karena takut terlibat dalam persaingan yang ketat ia lari dan mencoba menciptakan sesuatu bentuk usaha yang laka dan masih tergolong asing.

Akhirnya apa? Banyak diantara mereka yang dengan terpaksa mengeluarkan dana yang begitu besarnya untuk melakukan promosi-promosi untuk mengenalkan produk mereka kepada pasar. Hal ini sungguh sangat menyita waktu dan menghabiskan banyak dana.

Terlepas dari alasan-alasan yang berada diatas, pengaruh emosiona-emosional akibat pemberitaan media-media tentang pengusaha-pengusaha kreativ muda yang mampu menjadikan ide tunggalnya (ciptaan dia pribadi) sebagai tombak untuk memberikan sumber penghasilan yang sangat tinggi juga memicu para calon pengusaha muda ini untuk ikut-ikutan menciptakan hal-hal yang baru dan sangat asing di telinga. Sehingga menjebak mereka dalam situasi yang rumit. Kalau anda berpikir Henry Ford bisa, Mark Zuckerberg juga bisa. Terus yang jadi pertanyaan saya, berapa banyak kah orang yang bisa menjadi seperti mereka? Ya, saya yakin tidak akan melebihi para follower tukang Mie Ayam sebelah rumah saya. hehehe


Nah, dalam memilih usaha, usahakanlah apa yang akan anda jalankan sudah memiliki pasar, sehingga anda tidak perlu menciptakan pasarnya sendiri. Dan yang paling penting adalah pastikan pasarnya masih terbuka lebar untuk jangka waktu yang panjang dan terus dapat melahirkan pelanggan-pelanggan baru setiap harinya.


Dan yang selanjutnya, pastikan juga bahwa anda sudah memiliki skill yang yang memadai untuk menjalankan usaha tersebut. Nah, untuk hari ini, sekkian dulu ya, dan terimakasih banyak atas kunjungannya :)

Sunday, February 26, 2012

Ilmu : Langkah pertama yang akan membuat anda mencapai kesempurnaaan hidup

Saya pernah mendengar perkataan bijak yang dikatakan oleh orangtua saya kepada saya, mungkin juga orangtua anda pernah mengatakan ini kepada anda, ya saya rasa begitu, perkataan itu adalah "Tidak ada makhluk yang sempurna". Ya, itu perkataan yang benar-benar BENAR. Tapi saya sering menyaksikan bahwa kata-kata itu menjadi tameng untuk membenarkan kemalasan dan kegagalan. Saya percaya bahwa tidak ada seorang manusiapun yang dapat dikatakan sempurna, bahkan para nabipun memiliki kekurangan, ia kan? tetapi ada sebuah kesempurnaan yang terdapat dalam diri setiap manusia yaitu "kesempurnaan hidup".

Kesempurnaan hidup hanya dapat dicapai ketika kita dapat bersatu dengan yang maha sempurna. Kita tidak mungkin bisa menjadi manusia yang memiliki kesempunaan hidup jika kita tidak tau apa yang membuat kita sempurna.

Dan yang maha sempurna telah memberikan kita banyak hadiah untuk membantu dan membuat hidup kita sempurna dengan ilmunya.

Ilmu, itulah dia yang akan membawa kita pada tingkat kehidupan yang sempurna, kita akan mengetahui apa-apa yang baik dan apa-apa yang buruk. Tetapi masalahnya adalah hanya sedikit orang yang tau bagaimana cara mendapatkan ilmu tersebut.

Ilmu yang kita butuhkan dalam hidup ini adalah ilmu yang dapat mencegah kita dari segala perbuatan buruk kita. Kebenaran dari suatu kebanaran mungkin bagi sebagian orang hanyalah berbentuk samar, apalagi jika dalam perjalanan kehidupan ini dia selalu ditemui oleh masalah-masalah yang berhubungan dengan sesuatu yang dinilai buruk. Perlu diketahui bahwa sesunguhnya tidak ada buruk, buruk hanyalah sebuah nilai yang diberikan oleh seorang pecundang kepada kehidupan. Semua yang terjadi didalam hidup kita adalah baik, semua yang terjadi dalam hidup kita adalah ilmu, dan semua ilmu adalah baik.

Apa yang tidak disadari dari banyak orang yang hidup dengan penyesalan, penderitaan atau bentuk-bentuk emosi yang salah lainnya adalah mereka gagal menemukan sisi baik dari masalah yang ia hadapi.

Dalam buku Cashflo Quadran karya Robert Kiyosaki saya menemukan judul tulisan yang sedikit atau banyak menggambarkan kisah ini. Tulisan tersebut adalah "Saat-saat terbaik.... saat-saat terburuk". Saat yang terbaik bagi seseorang mungkin saja adalah waktu yang buruk bagi sebagian orang. Ya, iulah kehidupan. Yang menjadi pembeda antara WAKTU YANG BAIK dan WAKTU YANG BURUK hanyalah terletak pada pengetahuan yang terdapat di dalamnya,

Saya pernah mengatakan kepada anda bahwa semua yang terjadi di dalam hidup kita adalah hasil dari apa yang telah kita ketahui sebelumnya. Dan apa yang telah kita ketahui, adalah apa yang telah kita pelajari sebelumnya.

Ada pepatah yang mengatakan "Yang penting bukanlah apa yang telah terjadi dari suatu kejadian melainkan makna dari apa yang sudah terjadi dan itulah kehidupan yang sesungguhnya".

Lagi-lagi ini hanyalah soal pengetahuan. Banyak orang sudah mengetahui bahwa kita harus mengambil sesuatu pelajaran dari apa yang terjadi. Ya, itu sangatlah benar. Tetapi sayangnya apa yang ia pelajari bukanlah apa yang harusnya ia pelajari. Banyak orang berpikir dengan mengetahui penyebab, atau hasil dari kegagalan atau keberhasilannyanya saja sudah cukup untuk menyatakan dirinya sudah belajar. Bagi saya itu tidak cukup, tahu bukanlah tujuannya, Tujuannya adalah hasil dari apa yang anda tahu. Terkadang dengan menetahui cara untuk sampai ke tanah suci tidaklah membuat anda dapat mencapai ketanah suci, kenapa..? Karena tahu saja tidaklah cukup, anda tidak akan pernah dapat dinilai  sebagai seorang berilmu jika apa yang anda lakukan tidaklah sama dengan apa yang telah anda ketahui. Seorang sahabat bernah berkata kepada saya bahwa tidak ada ilmu di balik pengetahuan yang ditinggalkan.